Konfigurasi DNS

 



DNS (Domain Name Server) adalah nama domain sebagai pengganti alamat IP yang bisa diakses selain menggunakan alamat IP tersebut.
Berikut langkah-langkah konfigurasi DNS pada Linux Debian 6:

  1. Login sebagai Super User dengan cara ketik ~$su kemudian ENTER lalu masukan password root.Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian CLI
  2. Buat IP Address untuk komputer dengan cara #nano_/etc/network/interfaces. Dibawah iface lo inet loopback tuliskan:
auto eth0
iface eth0 inet static
            address 192.168.1.1
            netmask 255.255.255.0
            broadcast 192.168.1.255
  1. Save IP Address yang dibuat dengan cara “CTRL+X”
  2. Restart networking dengan cara #/etc/init.d/networking_restart
  3. Masukkan CD Installer yang digunakan pada saat instalasi system operasi Debian 6 untuk Konfigurasi DNS
  4. Baca CD dengan cara #apt-cdrom_add
  5. Install Bind9, ketikan perintah #apt-get install_bind9 Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  6. Ketikan “Y” jika muncul pertanyaan yang meminta kita memilih jawaban yes atau no.
  7. Konfigurasi file hosts, ketikkan #nano_/etc/hosts Ubah IP default bawah menjadi IP kita “192.168.27.20″ dan tambahkan juga nama domain smkn-2cms-27.sch.id    ”. Sehingga menjadi:
127.0.0.1         domain
192.168.27.20     smkn-2cms-27.sch.id   
Kemudian Save.
  1. Konfigurasi file #nano_/etc/resolv/conf. Ubah Isi file nano_/etc/resolv.confKonfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
search smkn-2cms-27.sch.id 
nameserver 192.168.27.20
Jangan lupa di Save.
  1. Masuk ke direktori Bind #cd_/etc/bind                                       Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  2. Konfigurasi file #nano_named.conf.local. Ubah isi file nano_named.conf.localKonfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
zone “ smkn-2cms-27.sch.id  ” {
type master;
file “/etc/bind/db.domain”;
};
zone “192.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/db.192”;
};
Save yaaaaaaa….
  1. Konfigurasi file #nano_named.conf.options. Ubah isi file nano_named.conf.options. hilangkan “//” pada forwarders, pada IP, dan pada };. Ganti IP 0.0.0.1; menjadi 192.168.27.20; Jangan lupa di Save.
  2. Copy db.local menjadi db.smkn #cp_db.local_db.domain
  3. Konfigurasi db.smkn #nano_db.domain. Ubah isi file nano_db.smkn.Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
Localhost diganti dengan nama domain smkn-2cms-27.sch.id  ”.
Tanda @ diganti dengan “www”
IP default diganti dengan IP kita “192.168.27.20”
Kemudian Save.
  1. Copy db.127 menjadi db.ip #cp_db.127_db.192
  2. Konfigurasi db.ip #nano_db.192                                                  Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
Localhost diganti dengan nama domain smkn-2cms-27.sch.id  ”.
IP default diganti dengan IP kita tetapi dibalik “27.20.168”
Lalu Save.
  1. Restart Bind9 #/etc/init.d/bind9_restart                                   Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  2. Cek apakah Konfigurasi DNS berhasil dengan cara nslookup smkn-2cms-27.sch.id  dan “nslookup 192.168.27.20″. Jika berhasil akan muncul tampilan seperti berikut.                                                  Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  3. Cek koneksi dengan mengetikan perintah ping_www. smkn-2cms-27.sch.id  ”. Dan akan tampil gambar sebagai berikut jika proses ping berhasil/terkoneksi.                                                                     Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  4. Jika pada proses nslookup terjadi kegagalan berupa tidak muncul sama sekali seperti yang diharuskan, periksa kesalahan pada named.conf.local. Namun jika yang muncul hanya sebagian dari yang diharuskan, periksa kesalahan pada db.domain atau  db.192
 ini caranya sob mungkin ada beberapa tulisan dengan gambar yang berbeda, itu karna gambarnya q copy dari temen wkwkwkwk

0 komentar: