Konfigurasi DHCP server



Baru saja saya posting mengenai DHCP Server kini saya akan coba menjelaskan sedikit tentang langkah - langkah instalasi DHCP Server di sistem operasi Debian 6, untuk yang masih bingung tentang DHCP-nya anda bisa lihat di artikel saya sebelumnya

Kita langsung saja ya sob

Langkah - langkahnya sebagai berikut, jangan dan yang terlewatkan
dan jangan sampai gak kebaca :


  1. Terlebih dahulu anda masuk dulu ke super user / root
  2. Masukkan DVD Debian 6 yang ke satu
  3. Lalu update repositori nya dengan mengetikan apt-cdrom add, lalu apt-get update
  4. Lalu install DHCP Server nya dengan mengetikan apt-get install dhcp3-server seperti ini lalu tekan Y, catatan : jangan lupa masukkan DVD Debian 6 yang ke satu.
  5. Lalu akan tampak seperti ini disana ada tulisan failed jangan panik itu terjadi karena konfigurasi DHCP kita belum benar
  6. Isikan ip address untuk Server DHCP kita dengan mengetikan nano /etc/network/interfaces seperti ini :
  7. Lalu simpan dengan menekan Ctrl+X lalu tekan lalu tekan Enter
  8. Lalu restart interfacenya dengan mengetikan /etc/init.d/networking restart
  9. Lalu kita mulai ke konfigurasi DHCP nya dengan mengetikan nano /etc/dhcp/dhcpd.conf akan tampak seperti ini
  10. Selanjutnya kita cari konfigurasi seperti gambar dibawah ini
  11. Lalu hilangkan tanda # di depannya seperti gambar dibawah ini:
  12. Lalu kita ganti konfigurasinya menjadi seperti ini lalu simpan Ctrl+X , tekan dan tekan Enter
  13. Selanjutnya kita buka konfigurasi interface yang akan dipakai untuk DHCP Server kita dengan mengetikan nano /etc/default/isc-dhcp-server
  14. Lalu kita tambahkan "eth0" tanpa tanda kutip pada konfigurasinya letaknya seperti gambar dibawah ini:
  15. Lalu simpan Ctrl+X, tekan Y, dan tekan Enter
  16. Lalu restart DHCP Server kita dengan mengetikan /etc/init.d/isc-dhcp-server restart
  17. Nah konfigurasi di Server nya sudah selesai tinggal kita cek di client Windows XP nya .
  18. Pastikan konfigurasi TCP/IP di Windows XP nya di obtain-kan seperti gambar di bawah ini supaya client mendapatkan ip address dari server
  19. Nah kita sudah selesai menginstall dan konfigurasi DHCP Servernya hasilnya seperti gambar dibawah ini si-client mendapatkan ip address dari server










 

ok sudah kebaca semuakan?....

 selamat mencoba...........

0 komentar:

Konfigurasi DNS

 



DNS (Domain Name Server) adalah nama domain sebagai pengganti alamat IP yang bisa diakses selain menggunakan alamat IP tersebut.
Berikut langkah-langkah konfigurasi DNS pada Linux Debian 6:

  1. Login sebagai Super User dengan cara ketik ~$su kemudian ENTER lalu masukan password root.Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian CLI
  2. Buat IP Address untuk komputer dengan cara #nano_/etc/network/interfaces. Dibawah iface lo inet loopback tuliskan:
auto eth0
iface eth0 inet static
            address 192.168.1.1
            netmask 255.255.255.0
            broadcast 192.168.1.255
  1. Save IP Address yang dibuat dengan cara “CTRL+X”
  2. Restart networking dengan cara #/etc/init.d/networking_restart
  3. Masukkan CD Installer yang digunakan pada saat instalasi system operasi Debian 6 untuk Konfigurasi DNS
  4. Baca CD dengan cara #apt-cdrom_add
  5. Install Bind9, ketikan perintah #apt-get install_bind9 Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  6. Ketikan “Y” jika muncul pertanyaan yang meminta kita memilih jawaban yes atau no.
  7. Konfigurasi file hosts, ketikkan #nano_/etc/hosts Ubah IP default bawah menjadi IP kita “192.168.27.20″ dan tambahkan juga nama domain smkn-2cms-27.sch.id    ”. Sehingga menjadi:
127.0.0.1         domain
192.168.27.20     smkn-2cms-27.sch.id   
Kemudian Save.
  1. Konfigurasi file #nano_/etc/resolv/conf. Ubah Isi file nano_/etc/resolv.confKonfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
search smkn-2cms-27.sch.id 
nameserver 192.168.27.20
Jangan lupa di Save.
  1. Masuk ke direktori Bind #cd_/etc/bind                                       Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  2. Konfigurasi file #nano_named.conf.local. Ubah isi file nano_named.conf.localKonfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
zone “ smkn-2cms-27.sch.id  ” {
type master;
file “/etc/bind/db.domain”;
};
zone “192.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/db.192”;
};
Save yaaaaaaa….
  1. Konfigurasi file #nano_named.conf.options. Ubah isi file nano_named.conf.options. hilangkan “//” pada forwarders, pada IP, dan pada };. Ganti IP 0.0.0.1; menjadi 192.168.27.20; Jangan lupa di Save.
  2. Copy db.local menjadi db.smkn #cp_db.local_db.domain
  3. Konfigurasi db.smkn #nano_db.domain. Ubah isi file nano_db.smkn.Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
Localhost diganti dengan nama domain smkn-2cms-27.sch.id  ”.
Tanda @ diganti dengan “www”
IP default diganti dengan IP kita “192.168.27.20”
Kemudian Save.
  1. Copy db.127 menjadi db.ip #cp_db.127_db.192
  2. Konfigurasi db.ip #nano_db.192                                                  Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
Localhost diganti dengan nama domain smkn-2cms-27.sch.id  ”.
IP default diganti dengan IP kita tetapi dibalik “27.20.168”
Lalu Save.
  1. Restart Bind9 #/etc/init.d/bind9_restart                                   Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  2. Cek apakah Konfigurasi DNS berhasil dengan cara nslookup smkn-2cms-27.sch.id  dan “nslookup 192.168.27.20″. Jika berhasil akan muncul tampilan seperti berikut.                                                  Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  3. Cek koneksi dengan mengetikan perintah ping_www. smkn-2cms-27.sch.id  ”. Dan akan tampil gambar sebagai berikut jika proses ping berhasil/terkoneksi.                                                                     Konfigurasi DNS Pada Linux Debian CLI
  4. Jika pada proses nslookup terjadi kegagalan berupa tidak muncul sama sekali seperti yang diharuskan, periksa kesalahan pada named.conf.local. Namun jika yang muncul hanya sebagian dari yang diharuskan, periksa kesalahan pada db.domain atau  db.192
 ini caranya sob mungkin ada beberapa tulisan dengan gambar yang berbeda, itu karna gambarnya q copy dari temen wkwkwkwk

0 komentar:

Konfigurasi mail Server pada debian 6

 
 
Mail server adalah sistem yang memungkinkan pengguna (user) untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik (Email) satu sama lain dalam satu jaringan atau dengan internet.
Langkah-langkah untuk membuat Mail Server pada Debian 6  adalah sebagai berikut, Siapkan DVD Debian 6 Binary 1 dan Binary 2:
1. Instalasi paket postfix, squirrelmail, imap , dan pop Menggunakan DVD Debian 6 binary 2 dengan cara apt-get_install_postfix_courier-imap_courier-pop_squirrelmail

2. Kemudian muncul gambar seperti dibawah pilih OK
3. Menggunakan DVD Debian 6 binary 1.
General Type of Mail Configuration = Internet Site


System Mail Name = Domain kita


Create Directori = No

4. Konfigurasi file main.cf  Menggunakan DVD Debian 6 binary 2 dengan cara nano_/etc/postfix/main.cf
Tambahkan di baris paling bawah home_mailbox = Maildir/


5. Ketikkan perintah dpkg_reconfigure_postfix

General Type of Mail Configuration = Internet Site

System Mail Name = Domain kita

Root and postmaster mail recipient = Dikosongkang

Other destination to accept = Tambahkan tanda koma (,) spasi 0.0.0.0/0

Force synchronous = No

Local Networks = Hapus lalu ganti menjadi 0.0.0.0/0

Use Procmail for local delivery = No

Mailbox size limit (bytes) = 0

Local address extension character = +

Internet protocols to use = ipv4


5. maildirmake_/etc/skel/Maildir
Tanpa Respon

6. Konfigurasi apache2.conf, ketikkan perintah nano_/etc/apache2/apache2.conf
Tambahkan di baris paling bawah Include_/etc/squirrelmail/apache.conf

7. Konfigurasi apache.conf dengan caranano_/etc/squirrelmail/apache.conf


<virtualhost *:80>
DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
ServerName mail.domain (Domain kita)
</VirtualHost>
8. Konfigurasi db.domain (copy an db.local ) pada /etc/bind dengan cara nano_db.domain
Tambahkan di baris paling bawah mail tab IN tab A tab IP (IP Kita)
9. adduser_(nama user yang dibuat)

10. Restart apache2, postfix, courier-imap, courier-pop, bind9
11. Cek di Client dengan cara memasukkan ip/squirrelmail, contoh 192.168.100.34/squirrelmail

12. Masukkan Nama dan Password, kemudian Login.

sekian post saya tentang konfigurasi squirrelmail ............

0 komentar:

Konfigurasi Web Server di Debian 6

Konfigurasi Web Server di Debian 6


Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara instalasi dan konfigurasi Web Server pada Debian. Apa itu Web Server ?Web Server dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.
Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya pemanfaatan server web berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
Paket yang harus di install dalam pembuatan web server adalah apache2,php5,dan links
 1. Install apache, ketikkan perintah apache2
2. Tekan Y untuk melanjutkan penginstalan
215 Konfigurasi Web Server di Debian 6
3. Akan muncul perintah untuk memasukkan cd debian ke 1 untuk melanjutkan penginstalan apache2, masukkan cd debian ke1 kemudian tekan enter.
311 Konfigurasi Web Server di Debian 6
4. Jika sudah, install paket php5 seperti gambar di bawah
412 Konfigurasi Web Server di Debian 6
5.Setelah semua sudah terinstall sekarang lakukan konfigurasi file default yang berada di directori /etc/apache2/sites-avaliable/ dengan perintah nano untuk membaca file tersebut
612 Konfigurasi Web Server di Debian 6
6. Lakukan konfigurasi file default tadi dengan memberikan pagar(#) di depan  Redirectmacth seperti gambar di bawah ini.
Jika sudah keluarlah dari file tersebut dan simpanlah konfigurasinya
712 Konfigurasi Web Server di Debian 6
7. Setelah mengkonfigurasi file default sekarang kita pindah ke directori /var/www/ untuk menghapus file .apache2-default
Hapuslah file di dalam directori tersebut dengan perintah rm –rf (nama file yg mau di hapus)
811 Konfigurasi Web Server di Debian 6
8. Setelah menghapus file default apache2 , sekarang kita membuat index / script untuk web server kita
Dengan perintah touch (nama file.html/php) untuk membuat file html /php agar bisa di baca dan di konfigurasi oleh perintah nano
Lakukan konfigurasi file tadi dengan perintah nano seperti contoh gambar di bawah
910 Konfigurasi Web Server di Debian 6
9. Edit file yang masih kosong tersebut dengan mengetikkan script html atau php di dalamnya seperti contoh script di bawah ini ,jika sudah save dan exit dari file tersebut
109 Konfigurasi Web Server di Debian 6
10. Restart semua konfigurasi/perubahan yang telah terjadi di apache2 tadi dengan perintah /etc/init.d/apache2 restart seperti contoh gambar di bawah
1111 Konfigurasi Web Server di Debian 6
12.Cek hasil konfigurasi tadi
Masukkan perintah links  (ip address/domain anda) / (nama file html tadi yg telah anda buat ) seperti contoh gambar di bawah setelah itu tekan enter.
128 Konfigurasi Web Server di Debian 6
13. Tampilan web server / file html yg kita buat di linux tadi seperti contoh di bawah ini
Berarti web server anda telah bisa di coba pada client
14. Maka hasil web server kita di dalam linux setelah bisa sekarang
146 Konfigurasi Web Server di Debian 6

Penutup

Demikian cara konfigurasi web server di Debian 6. Semoga langkah demi langkah di atas mudah di pahami, jika masih belum paham Anda bisa tuliskan komentar pada artikel ini.

0 komentar: