Suharno: Arema Siap Terima Ancaman dari Gunung Kelud
| Pelatih Arema Cronus Indonesia, Suharno (tengah) saat jumpa pers, Rabu (5/2/2014), jelang Arema akan melawan Persik Kediri, dalam kompetisi ISL 2014, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. |
Pelatih Arema Cronus Indonesia, Suharno mengaku siap menerima ancaman dari tim yang tinggal di wilayah Gunung Kelud, yakni tim Persik Kediri, dalam laga kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. "Arema mendapat ancaman dari tim asal Gunung Kelud. Tapi, Arema sudah siap menerima ancaman dari tim asal gunung Kelud itu. Arema siap mengalahkan Persik besok," kata pelatih Arema Cronus, Suharno, dalam jumpa persnya, sebelum pertandingan, Rabu (5/2/2014), di kantor Arema, Kota Malang.
"Kita akan kerja keras untuk mengalahkan Persik. Harapan saya pada anak-anak, jangan meremehkan tim lawan. Pemain Arema harus betul-betul waspada saat melawan Persik," katanya menegaskan.
Kemenangan atas Persijap Jepara beber Suharno, sudah berlalu dan berhasil meraih poin penuh. "Saat ini, lawan Arema sangat berat. Namun, kita sudah menyiapkan serdadu-serdadu untuk melawan Persik," tuturnya.
Suharno menilai, pelatih Persik Aris Budi Sulistiono, pernyataannya selalu merendah. "Tapi dibalik itu semua, mau menginjak Arema. Mau mengalahkan Arema," katanya.
Karenanya, tak ada jalan lain bagi Arema untuk menghadapi Persik, kecuali kerja keras. "Sekali lagi, Arema harus kerja keras dan jangan meremehkan lawan. Pemain harus betul-betul waspada," ungkap Suharno.
Ditanya soal apakah akan ada rotasi pemain, Suharno menjawab, memang akan ada rotasi pemain. "Tapi kita lihat besok. Karena lawan berbeda dengan sebelumnya. Yang jelas, Arema sudah siap," katanya.
Sementara Irsyad Maulana mengaku, pihaknya akan akan bermain maksimal jika diberi kepercayaan oleh pelatih. "Jika diberi kepercayaan akan main maksimal. Kita akan kerja keras. saya sendiri banyak mendapat motivasi dari para pemain senior, seperti Cristian Gonzales," akunya.
0 komentar: