Berinvestasi, Kaum Muda Harus Punya Tujuan dalam
 |
| Ilustrasi |
Dalam berinvestasi
menggunakan instrumen apapun, tentu saja yang diharapkan adalah
keuntungan. Namun bagi kalangan muda yang ingin berinvestasi, tujuan
berinvestasi harus jelas.
Perencana Keuangan Aidil Akbar
menjelaskan pada dasarnya investasi adalah untuk jangka panjang. Sebelum
memutuskan untuk berinvestasi, kaum muda harus terlebih dahulu memahami
dan tahu betul apa yang mendasari investasi tersebut.
"Jadi
diajarkanlah anak-anak ini bahwa Oke, saya berinvestasi untuk misalnya 5
tahun lagi saya mau menikah, mau punya apartemen sebelum married. Jadi tujuannya ada," kata Aidil ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (5/2/2014).
Tujuan
investasi tersebut, kata dia, harus jelas dan spesifik. Ini karena
investasi sebenarnya harus sesuai dengan jangka waktu. Lebih lanjut,
tujuan investasi pun ada hubungannya dengan jangka waktu.
"Kalau
hanya sekedar investasi yang menarik sih banyak. Harus sesuai tujuan.
Karena tujuan itu kan ada hubungannya sama jangka waktunya, nanti baru
ketahuan," papar Aidil.
Investasi dengan tingkat risiko tinggi,
kata Aidil, termasuk kategori jangka panjang. Bila kaum muda
berinvestasi untuk tujuan jangka pendek, maka jenis investasi tersebut
tidaklah cocok. "Kalau dia misalnya mau nikah 2 tahun lagi ya tidak bisa
masuk saham," ujarnya.
0 komentar: